Tuesday, July 18, 2006

beauty day...

Sabtu siang.. waktu seharian men-stuck-an diri di tengah tetek bengek steamer.. krim.. hairdryer.. catok...aliyaz nyalon.. (^0^) bole dunk, sekali2 memanjakan diri...
Bosen punya bosen.. tiba2 datang seorang cewe gaul dengan mobil jazz biruna masuk ke salon yg gag seberapa besar ituh, sambil bawa sehelai gaun malam warna putih yg kekna baru ja dibeli dari butik terdekat. Cantik c gaunnya. Cewena? .. nggg... yaa... tajir lah. ^0^

Dan ini secuplik percakapan yg kucuri dengar:
Mbak salon: "Kamu pindah agensi ya? Kok gag di sana lagi c... kan sayang.."
(ooo... model, ternyata...)
Cewe tajir: "Iya tuh mbak.. abis di agensi yang lama aku gag bisa nyogok c..."
ziingg...!!?

Statement yg serta merta membuatku lebih detil mengamati beliauna yg lagi diutakatik rambut dan wajahna ituh.
Cantik? I must say.. dengan berat hati, dan sebagai perempuan yg biasa saja dengan kecantikan yg rata2 sedang.. aku bilang... gag cantik.. maap lho ni ya.
Menarik? duh.. maap juga.. ^0^ dengan wajah cemberut merajuk gitu mungkin lebih cocok jadi model anak manja yg angkuh, c...
Putih? hmm... dibandingin sama sawo yg agak kematengan emang lebih putih c...
Body.. kecuali kalo trend model sekarang berbadan pendek dan agak ndut c.. ya mungkin bisa.
(hiks.. ak kok jahat banget yakk ^^)

Jadi, ya kemudian maklum aja c sama statement yg dia keluarkan sendiri, ditunjang dengan fakta gaun malam mewah dan mobil jazz yg terparkir di depan.

Tapi kenapa? Tell me, cuz I really don't get it.. Kenapa orang mau repot2 nyogok n ngeluarin duit banyak untuk menjadi seorang model????!! Ngotot banget, gituw.. Biar terkenal? Perhaps. Ah, tapi kalo ngeliat preseden orang terkenal endonesa macam Bamz Samson, misalna.. ato Ariel Peterpan.. ato Sarah Azhari.. (ziing??!) ..kok aku gag pengen ya. Ada juga cuma stress. xixixi

Ato dengan menjadi model seorang perempuan mendapat kepuasan karena banyak yg menganggapnya cantik? Is it true that women always needed to be consider pretty n beautiful by everyone? Perempuan butuh dianggap cantik oleh semua orang... Duh.. sebuah dogma yang menyesatkan kalo aku bilang. Tak lain dari bentuk penjajahan dalam versi yg berbeda. Yg dijajah ya pikiran.. keinginan.. dan kepribadian. Ketika dalam masyarakat terbentuk sebuah pola doktrinasi bahwa cantik adalah langsing tinggi putih berambut panjang dismoothing. Ato lebih jauh lagi.. kemudian menciptakan stigma bahwa seorang perempuan haruslah 'cantik' dengan kecantikan yang diakui semua orang... Dan membuat perempuan jadi terpenjara dalam stigma sedemikian rupa..
Gawat kan?

Therefore... aku pribadi lebih menyukai konsep berpikir bahwa kecantikanku baiknya segmented ajah. Bahwa aku cantik.. cukup untuk orang2 tertentu ajah. Seperluna ajah. Gag perlu semua orang menganggapku cantik. Kan lebih enak.. Gag perlu repot2 jawab surat penggemar.. ^^. Dan menjadi orang yg bener2 special di mata seseorang. N untuk mendapati bahwa seseorang tertarik pada kita bukan hanya karena faktor fisik yg tentuna gag everlasting semata... Me myself.. 'd rather be unseen than feel that way.
Yah... sukur2 kalo ada orang2 di luar dugaan yg menganggap kita cantik ya.. Hohohoho.

Gag mutu... du du duuu...