Saturday, January 28, 2006

i'm craving... only want what i can't have

My mom once said to me that I have tendency of wanting something beyond my reach: Aku punya kecenderungan untuk mengingini sesuatu yang tidak bisa/susah kudapat.
xexexexe...
The truth is, aku hampir2 tidak menyadarinya. All I know, hidup memang tidak terlalu murah hati memberikan apa yg aku inginkan selama ini. Memang banyak sekali keberuntungan dan kebahagiaan yg kudapat, tetapi semuanya pun gag kudapatkan gratis dan tersedia gitu ajah. Meskipun begitu, I really thank God for all difficulties nor blessed that He put on my shoulders.

Aku merasa tidak pernah menetapkan target untuk mengingini sesuatu beyond my reach, kalo itu yg dimaksud ibuku, tapi entah... somehow, mungkin memang desire itu muncul dengan sendirinya, n kebetulan selalu jatoh pada hal2 yang susah kudapat. Yeah, siapa c yang bisa mencegah perasaan suka/keinginan yg tiba2 muncul? Memang ada kontrol diri, tapi bukankah self control itu bisa digunakan ketika keinginan/perasaan itu telah muncul?
Seperti halnya, kita semua punya bibit perasaan marah dalam diri kita. Makanya, kita gag bisa mencegah perasaan marah itu tiba2 muncul pada waktu tertentu toh? Yang bisa kita lakukan adalah manajemen emosi setelah itu... apakah membiarkannya keluar tak terkontrol, ato membunuhnya, ato memendamnya... ato menyalurkannya.

Sama seperti keinginan. Mengingini sesuatu yang susah didapat itu wajar adanya, as long we know how to deal with it. Asal kita bisa cukup bijaksana dengan tidak jatoh ke dalam usaha pengkultusan 'sesuatu' tersebut. N kalo uda dapet apa yg diinginkan? It'll be a great achievement for us.. ^^p Kalo gag dapet2 juga, ya... namanya juga susah didapet? yo nothing to lose aja toh. xexexe.
Mencintai orang yang salah (which is always happened to me, hiks :(), mengincar pekerjaan yang terlalu besar, Bermimpi meningkatkan taraf hidup terlalu tinggi n contoh2 laennya yang tentunya banyak n sering dialami orang2 di seluruh penjuru dunia... ini wajar bukan?

Alasan yg baru aja kepikiran adalah... human indeed, always destined to seek (n destroy, in the end). Kebutuhan mencari dan terus mencari sesuatu yg baru ini bisa mengancam eksistensi hal2 yg settle. Jadi untuk me-repressed kebutuhan mencari yg baru, bisa dilakukan dengan menginginkan/mencari satu hal, tapi yang susah didapet toh?
halah... logika yang aneh, chicken, gag mutu! Pembenaran diri!

eniwe, tp mungkin bukan ini yg dimaksud ibuku c... mungkin maksud beliau mengeluarkan statement ato judgement itu yaa tujuannya agar aku mau nurunin standard ku sedikiiitt ajah... xexexe, isn't that true, mum?
Sudah saatnya melepaskan jiwa petualang, melepaskan rasa penasaran akan tantangan, n start to build sumtin settle for life..gitukah?
Tapi... kan aku dah bilang, aku bukannya sengaja mengingini sesuatu yang tak bisa kuraih.. it comes up just like that. What can I do except manage it well, then? Karena... kenapa kita harus mengkotak2kan keinginan kita c? plis de ah...

benerbener gag mutu, dah...
lagi gag mutu abizz...