Thursday, January 19, 2006

he and she, you and me...

Aku dan seorang Firmansyah pernah berbincang2 suatu siang yang santai. Waktu itu dia memberiku satu task yang akhirna kami praktekkan bersama. Task itu berupa percobaan mengangkat kaki kanan sedikit di atas lantai (sambil duduk). Dalam posisi tersebut putar ujung kaki 180 derajad searah jarum jam. Kemudian, bersamaan dengan perputaran ujung kaki itu tangan kanan menulis angka 8 di udara....

Well, can u make it Jenx? tanyanya kala ituh. Dan kujawab dengan sedikit meringis...
Gag bisa, fir. Xexexe. Faktanya, kami berdua yang kebetulan berbeda jenis kelamin sama2 gag bisa menyelesaikan task sederhana ituh. Padahal, waktu itu kami berdua sedang mencoba membuktikan teori bahwa
"perempuan bisa mengerjakan beberapa hal sekaligus dengan baik, sementara lelaki hanya bisa melakukan satu hal pada satu waktu."

euh, mungkin task yang kulakukan bersama Firman itu gag bisa merepresentasikan teori itu dengan baik yah... Tapi yang jelas teori itu emang ada, n uda banyak dibuktikan lewat penelitian2. Kasus-kasus yang dijadikan sebagai argumen pun banyak. Contohnya, perempuan bisa bisa bicara di telpon, pada saat yang sama masak di dapur dan nonton TV. Atau dia bisa nyetir, dandan, dengerin radio dan bicara lewat hands-free.
Sementara lelaki yang meminggirkan mobil untuk membaca peta jalan biasanya akan mengecilkan radio/tape mobil. Ato ketika lagi baca koran/nonton TV gag bisa dengerin orang lain bicara, misalna.

Belakangan ini aku menyempatkan buat browsing n dari banyak artikel2 yg kutemui menjelaskan bahwa fenomena itu bisa terjadi karena perbedaan struktur otak antara lelaki dan perempuan,n therefore menyebabkan perbedaan dalam memproses informasi yang masuk ke otak masing2. dan lebih jauh lagi, bakalan berimplikasi terhadap bedanya jalan pikiran, pengertian, persepsi, prioritas dan tingkah lakunya.
Struktur otak lelaki diidentifikasi lebih terspesialisasi dan terbagi2, sehingga mereka hanya dapat berkonsentrasi pada satu hal yang spesifik. Dan antara bagian2 otak yang terbagi/terspesialisasi tersebut tidak banyak jaringan yang menghubungkannya. Lain sama perempuan, perempuan mempunyai lebih banyak jaringan yang menghubungkan otak kiri dan kanan hingga memungkinkan perempuan melakukan banyak hal yang sama sekali gag berhubungan pada waktu bersamaan.

Struktur otak lelaki yang terbagi2 dan terkotak2 menyebabkan lelaki lebih bisa memilah informasi yang masuk. Otak lelaki bisa otomatis berperan sebagai arsip. Jadi, di malam hari abis seharian penuh beraktivitas, lelaki bisa menyimpan semua di otak dengan aman. Sementara perempuan gag bisa. Informasi/masalah yang terlalu banyak diterimanya hanya akan terus muter2 dalam otaknya, dan gag akan berhenti sampe dia bisa mengeluarkan semua isi otaknya.... this is what we galz say 'curhat' xexexe. So guyz, plz undaztood if ur gal starting to 'meracau' gag keruan, itu artina dia hanya ingin mengeluarkan uneg2, bukan untuk nyari kesimpulan/solusi.

xexexe... yang jelas hal ini mang gag bisa digeneralisir. cuz.. bakal ada banyak contoh lelaki yang suka meracau ato mengarsip semua pemikirannya di malam hari, sama seperti banyak juga perempuan yang lebih logis dan rasional daripada lelaki yang paling lelaki sekalipun.
Tapi paling gag, umumna kek gitu lah. that man n woman are definitely different creature. Men are from mars, n women r from venus, n the only language to connect them is... undaztanding... xixixixi. basbang!