Wednesday, December 14, 2005

Senin 12 desember 2005

11.00 siang, kantorku digeruduk pria2 berseragam coklat ituh... they took my friend away with em... just because his creativity. Kreativitas yang berlebihan, kata mereka... waxaxaxa.
Dan segera... tiap monitor komputer di kantor terpampang url blog momonh yang bermasalah ituw (hidup momonhh!! ^^p) dan juga halaman detikcom plus detikinet yang membuatku terkagum2 juga c... gile, cepet banget yah mereka mengendus berita? xexexe.

what's so wrong with blogging anyway? what's so wrong with retouching photos? what could be worse with attaching one photo to another? dan lebih jauh lagi, apa salahnya dengan berekspresi? *that's the first questions runnning my mind, that time*
aku heran de.. kenapa banyak yang ngurusin hal kek beginian sementara orang2 di yahukimo kelaparan, sementara bencana impor beras semakin mengancam, sementara inflasi uda sampe 2 digit... sementara koruptor kelas kakap cuma dipenjara 1 taon? ...
gag tau lah

my father said... "bukannya emang harus ada batasan2 yang harus diterapkan para blogger itu kan jeng? i mean.. blog kan juga termasuk media, yang bahkan jangkauannya lebih jauh dibanding media lain...? sama seperti papah, kami punya kode etik di mana kami punya batasan2, sekaligus hukum yang bisa memayungi kami, melindungi kami... trus blog itu... di mana batasannya??"
well, tentang ini emang aku pernah denger isu komunitas 'pelindung' blogger itu sendiri... tapi... is that really matter yah? blog is blog, just the same as internet.. u could access it, get anythin' from it, nobody can stop u from doin' anytin' kan? jadi kalo emang ada batasan, some rules for blogging, i think u should made em for internet too. harus ada peraturan untuk berinternet juga, yang aku yakin pasti ada, tapi... apakah efektif?

again my father strikes: trus itu... bukannya blog itu justru jadi lahan empuk untuk nyebarin pornografi misalna..? what did u say bout that dear? itu kan uda namanya merugikan masyarakat toh
n i laugh.. tapi papa gag bisa mengabaikan bahwa dalam blogging tetep ada sisi positifna, bahkan banyak. dan itulah kenapa blog diciptakan bukan, untuk sesuatu yang positif seperti gathering, long distance communicate, sharing knowledges n thoughts. yang papa bilang tadi adalah sisi negatif yang kebetulan dilakukan oleh tangan yang salah. bahwa blog itu sendiri telah disalahgunakan untuk kepentingan yang merugikan orang. ya kalo ingin mendiskreditkan blog, kenapa kita gag mendiskreditkan kamera handphone ajah misalna, biar gag digunakan untuk bikin film porno misalnya, ato diskreditkan ajah vcd dvd cassette, biar ndak ada pornografi...?!

papa lagi: nha, kalo kasus temenmu ni gimana, mungkin dia emang gag niat jelek, oke papa setuju, but obviously ada seseorang yang merasa dirugikan toh?"
hmm... yah... what can i say? sebuah tuduhan penghinaan terhadap seseorang itu seharusna diserukan oleh orang yang merasa terhina, bukan? bukan oleh orang lain kan? kalo orang yang katanya dihina itu diam saja, kenapa orang lain harus melaporkan orang yang menghina? xexexe...

bebas berekspresi adalah kesadaran... dan kesadaran itulah yang harus dipunyai setiap orang di negara ini. bagaimanapun harus diakui bahwa indonesia masih sangat jauh dari iklim kondusif kebebasan berekspresi. bagi kita semua, citra adalah master... tak ada yang lebih penting dari citra, jadi siapapun yang berani menodai citra... adalah penjahat terbesar.
yeah... gimana bisa berkembang kalo gitu caranya c?
kita semua harus belajar untuk jadi dewasa, tumbuh, dan berkembang... tidak lagi menjadi seorang anak kecil yang apa2 selalu dikaitkan dengan penghinaan dan tidak bisa menerima apalagi menghormati opini orang lain. dan memahami, bahwa tidak semuanya sesuai dengan kerangka pikir kita. who knows, he's not trying to insult u anyway, but u're the one who felt it...?

dan bahwa orang yang berekspresi pun seharusnya sadar bahwa ekspresi pun membutuhkan visi ke depan untuk menerima segala resiko bahwa ekspresinya tidak berkenan di hati orang lain...
yeah.. salud bwat momonhh!! ^^