Friday, November 11, 2005

three cheers for sweet revenge

Satu album yang patut diberi kredit khusus.. dari old skool band asal New Jersey, My Chemical Romance. Band yg kabarna c uda 4 taon malang melintang di panggung2 lokal New Jersey, us sono, tapi.. baru ngetobna sekarang. gara2? Single ‘helena’ yang emang top abis.. xexexe. Helena itu juga c sebenernya yang pertama kali bikin aku tertarik banget sama MCR. Emo bangget, pure tanpa terdistorsi punk melodic style. I love it.. abis itu, trus jatuh cinta mati2an sama sosok basisna MCR, Mikey Way... ayayayayyy so damned cool! xixixi

Pertama denger, susah bedain sama the used. Abis mirip banget vokal n warna musikna. meski kalo didengerin lebih dalem, the used jauh lebih melodik. That’s why, aku penasaran... masa’ c beneran mirip?
N then, once upon a night.. iseng2 bandingin, album In Love and Death – nya The Used, album What It Is To Burn – na Finch, album With Teeth – na Nine Inch Nails plus Three Cheers for Sweet Revenge-na MCR. dan ya, kesimpulanna... NIN tetep gag tergeser di puncak, c. (terang aja lah... genrena juga beda). NIN yang industrial abis tampil ciamik di album With Teeth ini. terutama untuk lagu ‘Everyday is Exactly The Same’ sama “With Teeth’.
Yang lebih kubandingin Finch, The used sama MCR. Finch mengecewakan! Yang ok cuma Letters To You thok. Laenna gag nyanthol di kuping, padahal aku berharap banyak, begitu denger Letters To You.
The Used... seems like Hoobastank dalam kemasan yang lebih emo. Tapi apa ya yang kurang? Too poppy, kalo aku bilang... terlalu melodik. Well, hoobastank sendiri emang ngepop n melodik, tapi mereka kan basicna emang pop alternatip. The Used membuat dramatisasi yang seharusna ada di musik emo jadi tenggelam karena usaha menampilkan melodi yang catchy. I dunno, mungkin emang dasarna mereka emang altern band biasa ya? Kalo didengerin lebih jaoh lagi c, musik the used lebih beraroma punk melodik kaya new found glory, good charlotte ato box car racer gitu de... (gosh, enough! Enough! No more, please :p)

Nhaa kalo My Chemical Romance... keren euy! Musik mereka yang paling pure. Sebenernya kalo dipikir bahkan vokal Gerard way tu biasa2 aja, just common vocalist dengan timbre suara yang tipis, tapi dia justru mempertahankannya dan gag terjebak dalam usaha menebalkan ato men’serak-serakkan’ suaranya. Anggota band yang laen juga standard skillna, tapi mereka create good music. Dari Helena, Gice ‘em Hell Kid sampe To The End sampe you ngalir gitu aja, keras, ribut, rame.. penuh semangat, cepet, dinamis... trus disambung sama You Know What They Do To Guys yang nge-punk, khas dengan ritme drum 1-2,1-2.. ,I’m Not Okay sama The Ghost Of You yang jadi faveku... rada gloomy plus suram-suram gimanaa gitu ^0^, sambung ke The Jetset Life is Gonna Kill yang ber-basic bass, n tiba2 turun drastis di interlude yang suram.. uuuuhhh i love it! Abis interlude yang slow n pendek, langsung dihantam sama 2 lagu Thank You For The Venom dan Hang ‘em High yang rada mengingatkan sama band2 speed metal jaman dulu. Lanjut ke It’s Not A Fashion Statement It’s a Deathwish yang di tengah2 aransemen-na terselip permainan distorsi melodik gitar ala Megadeth, trus melunak lagi di Cemetery Drive, n ditutup sama I Never Told U What I Do For Living yang cakep juga.

I love them. Aku gag biasa suka sama band2 baru yang khas old skool gini c, tapi My Chemical Romance punya ‘sesuatu’ yang patut diperhitungkan dan bisa jadi band segmented yang yah.... pure, murni, multi-talented (bisa nyampuradukkin semua genre musik) ... Gag bakal sebesar LinkinPark or Limp Bizkit c.. (duh, semoga tidak), tapi bagus! Mereka bisa berkembang dan kudu dikasih kesempatan buat berkembang, pastina. At least bisa lah disandingkan sama Dashboard Confessional dan Muse.
dan Mikey Way... uuuu seksi bangget gitu loch! Xexexexe. Ups.