Friday, October 21, 2005

repertoar hujan..

Di musim hujan, seseorang bercerita kepadamu, suaranya seperti hujan dari seberang jendelamu.
Seorang Perempuan tengah menyiram pot bunga di teras rumahnya, seperti tengah memadamkan api yang sebentar lagi membakar rumahnya, seorang Gadis Kecil melintas sendirian dalam hujan.
Seorang Lelaki terjebak sendirian dalam hujan, tak bisa pergi ke mana-mana selain berlari masuk ke dalam dirinya sendiri. Pulang ke masa lalu yang telah mengusirnya.
Seorang Perempuan melemparkan tubuhnya sendiri ke dalam telaga. Berusaha lari dari masa kini dan bertemu dengan masa lalunya. Bertemu dengan mimpi-mimpi buruk yang menghantuinya.
Seorang Perempuan mencari kekasihnya, Ia menemukannya di kebun belakang. Seorang Lelaki yang perlahan menjelma hujan.
Sebuah Ruang Makan yang dingin. Sebuah keluarga berkumpul tidak untuk saling menghangatkan. Beberapa piring berisi masa lalu. Beberapa gelas penuh air mata.
Pembunuhan di halaman rumah. Seorang anak membunuh bapaknya.
Seorang Perempuan tengah menyiram pot bunga di teras rumahnya, seperti tengah memadamkan api yang sebentar lagi membakar rumahnya.


Repertoar Hujan, Teater Garasi
Auditorium LIP Jokja, 20-21 Oktober

Sederhana, pendek, tapi lumayan memikat.
i'm home... itu yang pertama2 kupikir waktu lesehan di tengah2 auditorium LIP yang gag seberapa besar, nonton sebuah repertoar yang ditampilkan teater garasi malem itu, ketemu banyak muka2 familiar. yah, after berbulan2 'larut' dalam perut kota yang (hampir) tanpa religi dan tanpa budaya, aku bisa menghembuskan nafas lega n says... i'm home..
not bad, meski aku rada kesulitan nangkep sarina.. (tuh kan, sepertinya djakarta uda bikin aku tumpul di urusan ginian). kenapa banyak banget gambaran 'kesakitan' yang dibawakan aktor di sepanjang pertunjukkan, aku gag ngerti. apakah ujan selalu kesakitan dalam 'bercerita'? bukannya kesedihan? ato malah keriangan.. ketika tanah2 dan bunga, ato jiwa yang gersang disirami air dari awan?
singkat sekali.. (mungkin karena emang diperuntukkan buat festival ya?) tapi overall.. bagus. cuma ada 4 aktor, serta 4 tim pendukung di balik layar, dan background yang sederhana. but they did well.
ada satu yang kurang... kemana MelancholicBitch???????? i really miss 'em.. hiks.