Thursday, October 27, 2005

Hmm... sebenernya aku sempet ragu juga mo posting review (eh, bukan review ding...) opini, tentang film ini. dats why, draft tulisan yang atu ni lumayan lama juga ngendon di hymax 128mb-ku yang ramping nan cantik. Xexexe. (karena flashdisk-na s4 ilang juga c sebenerna ^0^) kenapa ragu.. yaa... ragu ajah, karena ketika aku baca ulang ada kekhawatiran aneh bahwa tulisanku dah beranjak gag obyektif lagi, n lebih jauh lagi.. sedikit khawatir juga kalo banyak pemikiranku uda disubversi (hwaduh not that far, i hope) sama yang namana subyektivitas, dikaburkan sama hal2 yang banyak mempengaruhi obyektivitasku sebagai individu/personal yang (harusna) punya orisinalitas n selera sendiri.. wehehe

Tapi lama kelamaan... yah... apa mau dikata c? Tiap orang adalah subyek, dan kalo emang hatiku bilang aku menyukai sesuatu.. ato seseorang, ya so be it lah. Gag usah dikorek2 lagi kenapa aku menyukainya, n gag perlu merasa tersiksa kalo ternyata aku uda berubah (eh, berkembang ding) jadi pengikut mainstream publik.. menyukai hal2 populer .. ato gag menilai sesuatu dari segi intelektual. Waxaxaxa. (which is to be a big crime fur me in the past)

Anyway, janji joni.. xexexe. Gag berhasil nonton di bioskop, akhirna aku melakukan ‘kejahatan-yang-menyenangkan’ itu.. pirating! Dari rental, dibakar di rumah, biar bisa nonton berkalikali. Beli dvdna? Ogah.. drpd beli dvd ori 29.000, kan mending beli cdblank banyak2 n bakar pilem banyak2 pula.. xexexe.(ups)
Kupikir awalnya, duluu banget, film ni crispy banget. Salah satu film2 loser yang diangkat dari novel2 teenlit, chicklit, beeflit whatever.. (aku blom pernah sekalipun baca novel jenis ini, ni). dari cuplikan2 yang kuintib dari beberapa majalah, ya.. aku liat c ceritana emang beda, unik.. tapi pertama kali kubayangin pasti datar banget filmna, soo predictable gitu lah.

Pertama kali denger, aku kasih rating 1 .. tanda gag perlu repot2 luangin waktu buat nonton (kecuali kalo ditraktir ^0^). Lama2 liat poster n iklan2na.. ratingna naik jadi 3.. soalna yang main, (ahem) nicholas saputra... (again? Kenapa film2na dia always menarik hatiku c? Heran de) sama mariana renata. Ah.. they’re my favorite!! Gabungan antara seksi angkuh si nico sama kucing anggun mariana, menarik juga kekna. En then... a month later, ratingna naik drastis, begitu aku dapetin mp3 OST janji joni secara gag sengaja. Hwaa keren abiz!! Seingatku irfani emang pernah ‘warning’ tentang album janji joni ini waktu kita berdua nongkrong di red-door cafe yang jadi tongkronganna anak2 indies.. kalo album ni awesome! N u goddamned right, bro! Aku yang waktu itu emang lg tergila2 sama apple on the roof jadi kaya nemu durian runtuh dengerin zeke and the popo, apple on the roof, the adams, sajama cut, sampe white shoes, dan bahkan media distorsi!! dalam 1 album. Ratingna naik drastis jadi.... 7! Xexexexe. Dan dimulailah perburuan itu..

Dan yaa... gag mengecewakan. Bener! I mean.. dari segi cerita aja ni film dah dapet satu poin lebih. Beda, seger, ringan, crispy, sederhana.. tapi lumayan cerdas. Keliatan dari dialog2 yang ada. Pendek2 tapi kena. Lucu, menohok realita, tapi gag berlebihan. Aku gag akan bahas film ini dari segi teknis (karena di luar kapabilitasku) aku gag tau mereka pake angel yang gimana, ato pake teknik kamera stand in di scene yang mana, ato pake sistem shooting n editing yang kek gimana. Yang aku tau.. aku terhibur. Bahkan kata2 yang diucapin datar sama mariana serta akting yang minim pun gag terlalu mengganggu, gag kaya kedataran rizky hanggono di ungu violet.. (hwaduh, tolong ya). Aku bisa menikmati film ini tanpa mengerutkan kening, tapi dapet ‘sesuatu’ di sana. Bahkan skenario ketika joni dapet kesialan beruntun pun gag bisa dianggap berlebihan, dibanding sama skenario sinetron tentang hantu2 dan mata2 membeliak, ato skenario film teenlit yang mengedepankan cerita2 bak cinderella ato putri salju.

Janji joni adalah kisah tentang cinta.. yang tidak terkotak pada cinta 2 kekasih, tapi juga cinta dan dedikasi terhadap pekerjaan.. n most of all tanggung jawab. Joni begitu mencintai pekerjaan yang bagi semua orang adalah.. nothing! *gaya vincent-desta* . ada nafas kejujuran yang terpancar dari pribadi sederhana si joni yang patut ditiru. Seseorang yang hampir ‘nobody’ tapi tetep punya vitalitas, keriangan dan kepercayaan diri tinggi (nicholas gitu loh... ^_^). Dan mariana... terlihat begitu cocok dengan perannya sebagai cewe cantik, bersahaja, anggun tapi smart.
Lucu yang pasti... gag ada adegan yang kebuang percuma, para pemain figuran yang hampir semua famous pun tampil kuat, bukan sekedar tempelan. Meski aming cuma nongol beberapa detik di film ini, tapi dia berhasil membawakan pesan tentang gimana konsep antrian itu sebenernya (jangan dibandingin sama antri BLT ya pak jeka.. ^0^) adegan2 ngalir gitu aja tanpa dipaksakan. Cerdas tapi ringan. Gag gampang lho nampilin kesan gitu, dan gag lupa.. soundtrack2 yang ciamik n energizing! Cocok sama filmna yang juga encouraging n energizing. film2na nico emang kayanya selalu terkesan film dengan harga diri tinggi, meskipun kemasannya populis.

Dan satu lagi yang bikin film ni ratingna jadi 9 (well, nothin’s perfect, mann!) yaitu munculna seorang fedi nuril di tengah2 film, yang terus terang ... bikin terkesiap plus kaku beberapa saat lamanya,,, kenapa? Guanteng cekaleeeee.... waxaxaxaxa. Ada tu satu scene waktu dia senyum sinis ke nico n bilang, “gue yakin.. abis ini.. elo pasti bakalan apatis n synical kaya gue..” kyaaaa.. ato waktu dia main melodi gitar? Ah, He’s so damned georgeous!!! I believe that god must be in a very good mood when created him. His face.. baru bisa disebut perfetto..xixixi
Kan? Cilaka kan? Sekarang salah gag kalo aku mempertanyakan obyektivitas hatiku sendiri dengan memberi penilaian terhadap film ini? jangan2 aku terkena stigma bahwa aku begitu menyukai film ini karena nico n fedi? Ato karena aku mang lagi gag romantiz abiz, jadi sedikit muak sama film2 yang terlalu lembek n mengedepankan cinta2an mulu. Mungkin juga, tapi... kalo diliat trackrecord pilem2 komersil indonesia di mataku, n ketika aku diem2 mencatat dalam hati daftar film2 indonesia populer yang paling top menurutku... (di luar film2 indi loh) ya.. Gie... Mengejar Matahari... Janji Joni..........
Lha...xixixixixi

I don’t want to know... i don’t want to know...
I don’t want to know what u’re think of me
Kill a star in me... kill a star in me
When i sold my soul on tv.....

(I novel_zeke and the popo)