Sunday, August 28, 2005

blink... one decision without even thinking

human indeed... always surrounded by must-decide-instantly- situation...
ada kalanya ketika semua arus informasi dan 'pertanda' berseliweran di sekelilingku, tanpa kutahu kemana mereka semua akan membawaku. sebahagian menarikku ke sisi emosi, sebagian lagi mendudukkanku di sisi logika.
dan parahnya... aku tak tau lagi mana yang harus kupercaya.
pertanyaannya adalah..ke mana nuraniku pergi? ke mana semua avatarku? where's my oracle? they all gone. left me with nuthin but a confusion.
should i go, or should i stay?

2 buku kecil yang kubeli itu sebenarnya menunjukkan satu hal yang menarik.
paulo coelho, sang alkemis (gosh.... it's a grreaaat book)
dan malcolm caldwell, blink.
they all show me how to hear my heart.. dan bagaimana kita bisa melatih diri untuk bergantung pada thin-slices.. potongan tipis, untuk membuat keputusan dan penilaian pada detik pertama kita mengindra sesuatu.
well, i've learned sejak dulu.. bahwa manusia cenderung akan melihat apa yang mereka ingin lihat. selalu ada justifikasi, selalu ada pembenaran untuk membenarkan apa yang mereka ingin lihat, rasakan dan pikirkan.
so... apa yang bisa dilakukan adalah menempatkan diri pada posisi yang benar2 netral, bahkan terhadap diri sendiri. (coz human's heart can betray, sumtimes)
dan melihat segalanya dengan gamblang

susyeeeeeeee