Friday, July 08, 2005

Antara Kecoa dan Hargaku

seekor kecoa ternyata lebih berharga daripadaku
karena dengan kekecoa-annya
ia mampu memamah bulan di matanya
menjadi sekuntum seruni yang begitu bercahaya

sementara aku,
telur yang kuerami sejak cadar mega itu masih senja
hingga waktu mulai keropos
tak mampu memasak hati
padahal begitu inginnya kugoreng
untuk hidangan bersama hujan

seekor kecoa ternyata lebih berharga
daripadaku
karena dengan kekecoa-annya itu
ia mampu menohok angkuh-mu

by_ rhez