Wednesday, June 29, 2005

take a bit CLOSER..

dya believe a love at the first sight? i'm sure that many people would answer 'yes' for this question.
not fur me.. i suppose.
i don't believe on such things like dat. doesn't make sense for me, actually.
cinta memang bukan matematika, dan bukan pula melulu masalah logika. tapi ada sebuah skeptisisme dalam sebuah 'cinta pada pandangan pertama'. coz how could u know n love somebody by the first second u met him/her?
cinta adalah bagaimana kita bisa menangkap kualitas2 tertentu dalam diri seseorang yang tidak tertangkap oleh mata biasa. jadi, gimana bisa menjelaskan dan memastikan sebuah cinta yang dilegitimasi muncul dari sebuah pandangan pertama? pandangan yang tentunya hanya menangkap kualitas fisik semata.

well, mungkin memang ada fenomena lain such as.. intuisi, naluri (baca:miracle) yang bisa menyertai kondisi suatu pertemuan... tapi di mana batasannya? karena buatku, manusia selalu bisa melegitimasi dan memanipulasi apapun.. sesuai dengan keinginannya.
nha, ketika sekat2 antara intuisi dan logika itu menjadi begitu kabur.. kenapa kita harus membuang2 waktu dengan meyakini bahwa apa yang dirasakan adalah cinta (pada pandangan pertama)?

Closer... sebuah film yang amat sangat menarik, buatku. dikemas dengan gaya sederhana.. tapi ternyata menyimpan sebuah alur dan ending yang beda! u'll need not only one point of view to discover what's in it..
i like it, a lot. julia roberts, natalie portman, jude law (ouch, slllrrppp).. sama satu lagi sapa ya? (lupa).. bener2 mewakili kegamangan _ku dan mungkin berjuta2 orang lain. bercerita tentang bagaimana sebuah individu bisa salah dalam menginterpretasikan perasaannya sendiri.
bahwa cinta.. tidak semudah itu ditemukan dan dikenali.
bahwa sometimes kita bisa tertipu atau bahkan menipu diri sendiri dalam menjalani sesuatu.
dan berhati-hati dalam menjatuhkan 'vonis' cinta kepada seseorang itu perlu, coz.. we'll never know..

wis ta.. nonton ajah! xexexexe