Saturday, February 12, 2005

kenangan pulau impian

pulang ke kotamu .. ada setangkup haru dalam rindu
masih seperti dulu ... tiap sudut menyapaku bersahabat
penuh selaksa makna ...

hmm, 2 tahun yang lalu aku pernah berjanji untuk secepatnya kembali menginjakkan kaki di tanah penuh impian ini.
well, secepatnya ternyata memakan waktu lebih dari 2 tahun buatku. ada seribu satu kenangan yang gegap menyergap ketika aku menyusuri jalan itu lagi. kerobokan... badung ... denpasar ... kuta ... sanur ... simpang siur ... jimbaran .... en finally, nusadua. masih seperti dulu. trotoar yang sama, pepohonan yang sama ... tempat sampah berbentuk monyet yang sama ... relief monumen yang sama ... senyum ramah yang sama, aroma khas dupa yang sama, musik bali yang rancak dan membius, dan ritual keagamaan di pura2 yang masih seperti dulu.
tapi engkau tak lagi di sana, dengan senyum jahilmu... mengajariku kata2 kotor khas bali. (xexexexe). tak jua ada engkau yang selalu mengajakku menyusuri pantai tiap sore, dan yang dalam waktu2 tertentu siap dengan sarung dan selendang adat bali untuk ritual kegamaan.. dan tak ada lagi sosokmu yang bersandar di reiling balkon, bersiluetkan cahaya matahari sore. uff.. ya, aku mengagumi fisikmu, teman .. those six pack abdomen, n bisep yang terlatih karena push-up sit up n lari sepanjang pantai tiap hari, xixixixi.
eniwe, with or without u ... aku selalu mencintai bali. pulau penuh daya magis yang bisa membius siapapun dalam sekejap dengan keramahan dan keindahan yang ia tawarkan. pulau yang menawarkan relaksasi sekaligus adrenalin. sejenak lepas dari segala rutinitas yang mengungkung. there i was. dan betapa aku menikmati setiap detik panas matahari menyengat kulitku yang kubiarkan terbuka. atau ketika bercanda dengan teman2 lama di pantai kuta, atau ketika sendirian terkatung2 di atas laut benoa :terbang layang, parasailing di benoa ... bercanda dengan anak2 pantai yang baik rambut maupun kulitnya coklat kemerahan, menikmati suasana adem dan menenangkan di berbagai macam dan jenis pura, atau duduk terkantuk2 ketika tangan2 cekatan ibu2 mengepang rambutku, menikmati sajian sunset dan seafood di tepi jimbaran, menikmati bulir2 keringat yang mengucur deras ketika berdesakan di tengah suasana pasar sukowati, atau menikmati perjalanan dengan boat ke pulau penyu (tapi di sana ternyata gag nikmat blass tuw, soale ternyata salah satu atraksi di pulau penyu adalah ... eng ing enggg.... bermain dengan ulaarrrr!!! ih ..... miauwww... )
selain pulau penyu aku menikmati semuanya ... gwk, uluwatu, bedugul, kintamani, sanur, cahayu, kuta, benoa, jimbaran, sangeh (??), sukowati, apalagi ya? Hmm .. bahkan ketika pulang ke hotel n ngerumpi sampe pagi bareng ol the gals.. ana, irma, sita... we do have lots of fun, didn’t we??? xexexexe. en fur ol my balinese friends ... dicky, ides, mitut, en arthur (sayang cuma via sms ya ar ya??) tengkyuuu sooo much. kade tobing, kade guntur, zan, ol pantai mengiat's crew .... miz u guys, hope we’ll meet again soon.
pulang ke jogja.. dan seperti bli made bilang, yang jelek2 harap dibuang ke selat bali aja, yang dibawa pulang ke jogja tinggal yang baik2 aja.. getoh. brarti kenangan ngeliat ular guedhe meliuk2 di pulau penyu dibuang jauh2 di selat bali ya.. xixixixi

menatap lembayung di langit bali, dan kusadari... betapa berharga kenanganmu
di kala jiwaku tak terbatas bebas merangkai mengulang waktu ..
hingga masih bisa kuraih dirimu, sosok yang mengisi kehampaan kalbuku
bilakah diriku berucap maaf, masa yang tlah kuingkari dan meninggalkanmu,
cinta ...
teman yang terhanyut arus waktu mekar medewasa, masih kusimpan suara tawa kita
kembalilah sahabat lawasku, semarakkan keheningan lubuk
hingga masih bisa kurangkul kalian, sosok yang mengaliri cawan hidupku
bilakah kita menangis bersama, tegar melawan tempaan, semangatmu itu...
jingga ...
hingga masih bisa kujangkau cahaya, senyum yang menyalakan hasrat diriku
bilakah kuhentikan pasir waktu, tak terbangun dari khayal keajaiban ini
mimpi ...
andai ada satu cara tuk kembali menatap agung suryamu
lembayung bali ...