Friday, January 14, 2005

homo floresiensis ...

baru-baru ini kabarnya ditemukan sebuah fosil di daerah Flores yang dinamakan Homo Floresiensis.. oleh duo ilmuwan ato antropolog (??) asing : Brown dan Morwood. yang lagi-lagi .. bakal memicu perdebatan seru antara sains dan agama. karena penemuan semacam ini toh bisa jadi bukti yang mendukung pada teori evolusi, yang notabene bertentangan dengan apa yang diajarkan dalam kitab-kitab suci.
paham umum agama kebanyakan adalah menerima begitu saja penciptaan manusia oleh tangan tuhan the almighty. sehingga muncul sosok adam dan hawa sebagai manusia pertama yang berwujud sempurna, layaknya manusia modern.
teori evolusi sama sekali gag dapet tempat di agama? betulkah?
gimana dengan teori sains yang lain? teori-nya Miller n Urey misalnya? eksperimen ato simulasi pembentuk alam semesta beserta isinya. yang mencampur uap air, hidrogen gas, metana, amoniak dan diberi kejutan listrik sebagai tiruan petir... kemudian menghasilkan asam amino, yang mana merupakan senyawa pembentuk protein... unsur utama dari sebuah organisme, dan kemudian berevolusi menjadi manusia modern. dan disambung dengan teori evolusi-na darwin .. lengkap de. kontradiktif dengan ajaran agama??? still.
sebenernya kalo mo ditelusuri lebih lanjut yah, bisa lah ditemukan beberapa benang merah yang menghubungkan keyakinan metafisik berwujud agama dengan sains yang berwujud paleoantropologi. meskipun denga begitu buanyak keterbatasan... rada maksa misalna, :p ato sebuah keterhubungan yang terkesan dicari-cari ... xixixi, tapi yang jelas usaha untuk mengkompromikan sains dan agama uda banyak dilakukan.
contoh : dalam alkitab .. kisah terjadinya alam semesta dimuat dalam kitab kejadian. di situ emang tercantum proses ketika tuhan satu persatu sampai pada hari ketujuh menciptakan isi alam semesta, termasuk manusia. yang tersirat adalah, bahwa mula-mula tuhan menciptakan materi, memberi perintah materi itu agar berkembang ke arah makhluk yang kian sempurna, sampai pada makhluk yang sanggup berpikir dan berakal budi. tuhan memberi kepada 'materi' tersebut gaya dan arah perkembangan tanpa menentukan arah dan jalannya... hmmm, berbau evolusi bukan begitu benar?
kemudian alquran ... kalo yang kubaca adalah bahwa dalam quran manusia muncul dalam sebutan yang berbeda2 pada beberapa ayat, sesuai dengan jaman diturunkannya. ada yang nyebut manusia sebagai basyar ... yang kira2 berarti 'kulit', dan ada juga yang menyebut insan, berasal dari kata ins yang berarti 'jinak' ... (ato kebalik yakk?? hmmm). pokokna, kalo digabung antara basyar dan insan, berarti konsep manusia pada awalnya adalah makhluk hidup yang berkulit dan jinak.
masih tak terlalu bertentangan dengan hukum evolusi bukan? dan itu berarti penemuan fosil2 manusia purba seperti homo floresiensis kemaren itu, bisa lah ... diakui secara global oleh agama. seharusnya.
tapi kemaren aku baca pertanyaan dari seorang ilmuwan, dokter dan peneliti.. yang yakin bahwa fosil homo floresiensis itu sebenernya manusia modern biasa, dari ras australomelan ... nngg what gituw ^_^ yang sebenernya menderita penyakit microchepali .. (kira2 kepala kecil gituw). xixixixi... ntah lah, seberapa jauh justifikasi ini bisa dipercaya. manusia kan selalu punya seribu satu macam alasan untuk melegitimasi apa yang diyakininya. demi kepentingan publik ... apa demi menjaga dogma???