Friday, December 10, 2004

just one last time

"tiba-tiba kangen ..."
xixixi, inget dulu masih sering nyeletuk kaya gitu, dan hampir selalu dijawab dengan :
"kekekeke.... kangen kok tiba2! pasti ga disengaja ya? ..." sambil tersenyum lebar dan acuh tak acuh, always kinda make me ...^%$#%^&! couldn't help it, xixixixixi.
wah, ya maap ya mas. bahkan waktu itupun rinduku tidak menetes sebanyak tetes gerimis. dan bukannya tak terhitung, karena jika kau mengambil kertas dan pensil, kau masih bisa menghitungnya dengan coretan garis. dan andaikan kau genggam jantungku dan menghitung denyutannya... tidak sebanyak itulah aku merindukanmu.
tapi seingatku ... aku menyukainya. aku menyukai kondisiku denganmu waktu itu, ketika rindu tidak menjadi terlalu akrab denganku dan kamu. dan aku menyukai merindukan sang rindu itu sendiri. bisa merasakan bentuk2 kebahagiaan yang simpel, it's a bless 4 me. xixixi. tapi ayolah, kita hitung bareng2 kalo memang bener dulu rindu itu masih bisa terhitung.
seingatku, aku pernah merindukanmu ketika aku beranjak tidur dan bangun lagi keesokan harinya. aku merindukanmu lagi ketika kamu ada di bagian soundsystem, sementara aku wirawiri di backstage, sibuk dengan urusan masing2 dan berada di tempat terpisah ketika ekor terakhir fireburst yang indah itu ditembakkan ke udara. aku merindukanmu ketika kamu tertidur di pangkuanku, setelah sepagian bergulingan di pasir, playin' rugby with the boyz, tanpa peduli pasir2 pantai itu masih melekat di sekujur tubuhmu. juga ketika kita berada dalam perahu terpisah, kamu dengan pria2 jahil itu, dan aku di perahu lain.. trapped, n could do nothin' everytime one of them dropped u down di setiap jeram! again i missed u waktu kamu jemput aku di rumah dalam keadaan hujan badai, basah kuyub hanya tuk bilang kita ga jadi pergi aja (set de mas, telpon ato sms nape?). aku bahkan merindukanmu di sela2 rapat mingguan kita di kantor, lon-separated seat dan hanya bisa saling bertukar pandangan. i missed u alot when u sing with ur guitar, staring at me... ato ketika kita teriak2 bareng nonton bola.
lagi? seingatku aku pernah merindukanmu ketika akhirnya kamu memutuskan bertualang sebulan penuh ke rinjani. aku juga rindu waktu aku berkutat dengan lembaran2 skripsiku di ruang komputer kantor, dan kamu tertidur menemaniku di kursi depan. pernah juga pagi itu, di kaki merapi, di tengah2 survey.. ketika kita masih sempet2nya melakukan 'rutinitas' itu : perdebatan yang selalu kunikmati setiap detiknya. lebih2 lagi waktu aku menantimu turun di basecamp lawu, kondisi ujan derez dan kaki kirimu yang cedera. apalagi waktu malam itu, ketika aku marah2 n ngomel tanpa henti dan yang kaulakukan hanya memelukku hingga semua kemarahan itu menguap begitu saja... hiks.
lagi? aku dulu rindu petikan jari2mu di atas dawai gitar : all nirvana n oasis songs itu. i missed ur liam gallagher hairstyle, ur kurt cobain voice, ur lazy smile, mata tak-acuhmu, ur protecting arms, ur everlasting fragrance.. rindu songbird-talktonight-wonderwall-standby me-sad song ; heart shaped box-oh me-about a girl-dumb-the man who sold the world-where did u sleep last night ; don't forget me-road trippin-soul to squezze-under the bridge ; peterpan ; so7, bla bla bla ...
ah, ya... aku lupa satu hal. semua rindu padamu itu memang bisa dihitung.. tapi butuh kertas yang tak terhitung panjangnya ... xixixixixi.
itu dulu. dan sampe sekarang pun aku masih bisa bilang, semuanya itu hanyalah sepenggal 'dahulu', yang masih menjadi 'bayangan menyenangkan' yang menyelimuti hari2ku..
ya, aku memang pernah merindukanmu mas. dan aku sungguh bersyukur karenanya. karena detik ini, aku bisa mengenang semuanya dengan senyum tulus. bukan dengan kerutan di kening, tidak dengan perasaan menyesal, tapi dengan senyum. perkenankan aku menyimpan penggalan itu, hanya untuk diriku sendiri. xixixixixi. one last time...
well, ....have a good time! ^_^