Monday, December 13, 2004

i'm in blue....s

super-match, Arsenal – Chelsea yang super fantastic! the truth is, it’s been so long since i feel this kind of heat. an outstanding the whole 90 minutes, when I found myself hardly ever blinking. Xaxaxxaxa. One full-passionate entertainment d pokokna.
Permainan menyerang dengan tempo tinggi sama2 diperagakan secara atraktif oleh kedua tim. Hasilna? Seri 2-2. kedua tim sama2 punya kelebihan n kekurangan. Chelsea, misalnya ... mereka datang ke Highbury dengan optimisme tinggi sebagai pemuncak klasemen sementara dan dengan amunisi lengkap. Satu2nya pemain yang cedera cuma Huth yang jarang dipasang jadi starting eleven. Sementara di kubu the gunners malah justru kekurangan amunisi (karena pada dasarna emang minim) akibat cedera beberapa pilar : vieira, sama sang kiper lehmenn... eh, ljungberg juga ya?
Tapi arsenal juga punya keuntungan dengan main di highbury, di depan publikna sendiri. Plus didukung oleh data statistik, bahwasanya arsenal blom pernah kalah di highbury musim ini, dan histori bahwa chelsea blom pernah menang sekalipun atas arsenal sejak premiership digelar.
Nha kalo aku lebih menyoroti kedua ‘otak’ dibelakang kedua kubu. Chelsea bisa jadi mematikan gitu karena otak n strategi dari bapak ganteng jose mourinho (^_^). Sementara the proffessor aliyaz arsene wenger di arsenal mungkin lebih berpengalaman dan matang bertarung di premiership dibanding jose mourinho yang masih terbilang muda. Tapi ya itu.. what i admiere so much from mourinho adalah bahwa dia sangat cerdas, smart. Rajanya detil dan strategi. Dia tau persis skenario apa yang harus dia ambil setiap kali timnya mengalami kebuntuan, dari perkiraan waktu, posisi, dan pergantian pemain yang akurat. Dan kurasa problem solving-na mourinho lebih bagus dibanding wenger. Keliatan kok dari beberapa komparasi statement yang dikeluarkan keduanya.
Apapun itu, aku jelas jagoin chelski. Belakangan ini mereka berkembang jadi kekuatan yang menakutkan. Sementara arsenal keliatan belom pulih dari trauma pasca kekalahan dari MU kemaren dulu itu.
Makanya sempet kaget waktu ga terduga henru melesakkan gol di 5 menit awal pertandingan. Meskipun kesel tapi musti diakui golna super duper indah. Xexexe. Tapi bisa senyum lebar lagi waktu si ‘the-most-dangerous-head, John Terry’ menyamakan kedudukan 1-1. huwaa... ruang tiviku serasa meledak ngeliatnya.
Aha, tapi trus mulai misuh2 lagi waktu arsenal lewat gol kontroversial henry (lagi) jadi unggul 2-1. aarrrgh, gimana ga kesel coba ... gimana ga kontroversial, anak kecil aja tau itu gol mustina dianulir. Jelas2 wasit blom niup peluit tanda freekick dimulai, lagi kiper Cech blom juga siap... eh si henry uda keburu nendang. Plis de.
Anehnya .. mourinho teteb keliatan cool di pinggir lapangan. Cuek ngunyah permen karetna, but i can see his mind rollin’ deep inside there xixixixi. Tempo permainan ga terpengaruh karena gol itu. Chelsea (anehnya) tetep mendominasi pertandingan. Tanpa henti mengalirkan serangan, sementara arsenal mengandalkan serangan balik yang cepet, yang hampir selalu kandas di tangan terry cs di belakang. Oh yes, four thumbs up de buat barisan pertahanan chelsea, mereka mungkin yang terkuat di premiership kali ye. Duet terry-makalele yang seakan ga tertembus, n mustn’t be forgotten, duo wingback yang diboyong mourinho dari porto : ferreira – carvalho. Kompak!
Bagian tengah? Di sinilah chelsea punya seseorang yang kalo kuliat bagaikan 2 sisi mata pedang. Sosok seorang frank lampard! Oh yes, uda bukan rahasia lagi kalo lampard ini uda jadi semacam jiwa bagi permainan chelsea. Terlalu banyak bukti yang mendukung statement ini. Sisi mata pedang yang menguntungkan menampilkan lampard sebagai playmaker yang luar biasa cerdik, dengan jam terbang main melebihi siapapun di premiership (xaxaxa). Striker2 chelsea bisa menjadi mesin gol efektif karena umpan2 dari lampard inilah. Seorang arjen robben bisa meliuk2 di depan gawang, karena suplai bola yang pas dari lampard dari tengah. Sisi mata pedang yang merugikan adalah bila lawan mengetahui bahwa lampard adalah kunci permainan chelsea, dan mengetahui cara membungkamnya, mereka bakalan terkonsentrasi ke lampard dan secara otomatis membungkam permainan chelsea secara keseluruhan. Strategi ‘matikan-lampard’ inilah juga yang diterapkan manchester city ketika akhirnya jadi tim pertama yang membekap chelsea dengan kekalahan 1-0. (hiks... itu juga kan karena penalti gitu loch)
Ahaa... dan kemaren arsenal emang belajar banyak dari the citizens dan ikut2an menjalankan strategi ‘matikan-lampard’ itu tadi. Hasilna.. it works juga c, lampard dibekap.. dan striker2 chelsea kaya gudjohnsen, duff n robben dibikin frustrasi dengan banyaknya perangkap offside, n salah umpan. Suasana memanassss...
Tapi seperti yang uda kuperkirakan sebelomna.. mourinho ga ilang akal. Sebelomna aku mengira bahwa dia bakalan narik keluar lampard, or at least masukin gelandang baru ... ato narik robben lebih ke tengah, trus masukin drogba ato kezman. Anything lah pokokna biarin de konsentrasi semua pemain arsenal terkonsentrasi ke lampard (dan terry) sehingga pemain chelsea lain bisa curi kesempatan. Ternyata.. oh, itupun ga semudah yang dibayangkan. Arsenal emang berkonsentrasi menjaga setiap celah yang bisa disusupi lawan.. tapi yang bikin bingung adalah bahwa komposisi mereka acak. Ga jelas sapa yang jaga sapa. Susah antisipasi jadinya.
Drogba masuk, parker masuk. And it happened! In a funny way, bahwa perkiraanku tadi benar (menjebak arsenal dengan memanfaatkan strategi ‘matikan-lampard’). Xixixi, tapi arsenal bukannya terjebak oleh siasat ‘matikan-lampard’ melainkan oleh siasat ‘matikan-terry’...
Oh yes, kepala si kapten terry emang luar biasa dangerous. Sebagai bek sentral yang mencetak gol dengan kepalanya di hampir setiap pertandingan tentu juga bakalan menarik perhatian lawan toh ya. Setelah kecolongan di babak awal tadinya waktu terry memamerkan kebolehan kepala-emasnya, mereka ga mau kecolongan di babak kedua waktu uda unggul 2-1, n secara ketat mengcover dia juga. xixixi, hasilnya? Chelski menyamakan lagi 2-2 lewat kemelut di depan gawang arsenal gara2 bek2 arsenal terkonsentrasi ke terry dan melupakan striker asli, gudjohnsen yang akhirnya menceloskan bola ke gawang kiper kedua arsenal (amonisi? Amonia? ... lali jenenge). itu juga dari umpan brilian si lampard. Oh yesss!!!! Rasanya ... luarrr biasaaa... bagaikan di puncak gairah.. (xixixi, emang kalo di puncak gairah gimana c? *tampangpolos*).
Sekali lagi ... mourinho menjawab tantangan wenger dan juga sir alex ferguson .. dan mungkin publik inggris, yang menuduh ia hanya terkena euforia kemenangan, dan bakalan terjatuh dalam waktu dekat ini.
Eh, lagian kalo dia jatuh so what gitu loch? Bukankah kejatuhan dan kemalangan itu yang bikin segala sesuatunya jadi lebih humanis.. beradab. Ya toh? justru kejatuhan itu yang bikin seseorang jadi lebih berkualitas. katana c, kepribadian seseorang justru lebih berkembang di saat ia ada di putaran roda yang terbawah. wax... setujuuuu..!!!! ^_^