Tuesday, November 30, 2004

manusia bodoh

Dahulu terasa indah
Tak ingin lupakan
Bermesraan selalu jadi Saturday kenangan manis


Tiada yang salah
Hanya aku manusia bodoh
Yang biarkan semua ini permainkanku
Berulang ulang ulang kali

Mencoba bertahan sekuat hati
Layaknya karang yang dihempas sang ombak
Jalani hidup dalam buai belaka
Serahkan cinta tulus di dalam takdir

Tapi sampai kapankah kuharus
Menanggungnya kutukan cinta ini
Bersemayam dalam kalbu

Tak ayal tingkah lakumu
Buatku putus asa
Kadang akal sehat ini
Belum cukup membendungnya

Hanya kepedihan
Yang selalu datang menertawakanku
Engkau belahan jiwa
Tega menari indah di atas tangisanku

Semua kisah pasti ada akhir
Yang harus dilalui
Begitu juga akhir kisah ini
Yakinku indah

haiya... si kucing jadi melllo mello gini de, ho'oh... lagi gloomy. apa gara2 ujan teyuz ya? hmm, another kontradiktif thing i guess. katanya kutjing, kok suka ujan. katanya suka ujan, tapi waktu ujan kok jadi gloomy. itu satu lagi bukti dah, ini lo ndre yang aku bilang i'm simple in my complexity. sederhana dalam kerumitanku. xixiixixi.