Saturday, November 13, 2004

holi-deeee

menjelang hari2 orang pada liburan.. mulai de, hari2 menjadi individualistis. lho... kok?? lha iya, liburan berarti saat untuk lebih mengurus diri sendiri.. ato setidaknya, saat untuk berganti aktivitas, dan rutinitas. many of us prefer to keep in touch with anybody else, dengan diversifikasi obyek yang di-touch-i. tapi ada juga yang menggunakan saat seperti ini untuk 'resign' dari semua aktivitas dan relationship. ada yang dengan sukarela meresignkan diri, ada juga yang ga punya pilihan lain.
aku? xixixixi ... aku kan cuma pengamat ajah. xixixi. kebetulan c, bukan hari raya agama di KTP-ku, jadi ndak ada ritual apapun kecuali sungkem yangkung yangti, mbahakung mbahuti yang masih lengkap keempat2nya (thanks god...)
yang jelas, persiapan untuk holi-d kali ini uda lengkappp. berhubung besok2 pasti banyak tempat yang ndak buka, so jauh hari uda siap.. isi pulsa (meskipun mepet), belanja cemilan (meskipun sebenernya ndak perlu khawatir soale parcell n kue kering dah bejibun numpuk di rumah ^_^), n de final touch... xixixi beli buku. baru sempet hari ini see.. n it's just about the right time! karena di toko buku langganan saya ituw, besokna dah ndak bukaa... fiiuuhhh.
setelah hampir 45 menit bolak balik menyusuri rak2 buku, meneliti dengan seksama resensi demi resensi.. ntah knapa kali ini waktuku lebih banyak dihabiskan di rak buku filsafat. hmmm... aya naon teh? xixixi. dan akhirnya dengan hati yang 60% yakin, saya memboyong 2 buku itu ke meja kasir... karena saya ingat di depan toko tadi tertulis... hari ini tutup 17.00, dan jam sudah menunjukkan 16.20 gituw.
civilization and its discontents-na sigmund freud sama strukturalisasi ala levi-strauss. kenapa freud? hmm, ya aku punya satu buku terjemahan freud yang judulnya 'teori seks' tapi aku ga puas gitu loch. di situ pemikiran si biang psikoanalis ini cuma terkotak pada jendela teori seks ajah. (tapi ya, emang itu toh sebenernya pangkal tolak pemikiran dia...) makanya aku pengen tau, apa dia berhenti hanya di situ aja ato dia punya 'sesuatu' yang lain... soalnya aku juga pernah baca konsep id, ego dan superego-nya freud itu diinterpretasikan secara amat sangat dangkal oleh seorang penulis dari negeri antah berantah..xixixi. makanya, apa freud sedangkal itu??
ya gitu de... sekali lagi dengan keyakinan yang cuma 60%.. setelah traumaku akan buku terdahulu yang kubeli (tuhan tiri) ya rada pikir2 gituw.. xixixi. that's why it took 45 minutes to decide. dan apa yang terjadi? xaxaxa. waktu lagi antri di depan kasir mataku tertumbuk pada sebuah buku yang sedikit nyelip di antara buku2 di bawah plang new release... covernya item.. tulisannya silver... (ga kebaca, lagi ga pake kacamata soalna xixixi) hmmmm... dari covernya aja uda mengusik rasa ingin tahuku. kudekati, dan dengan bersemangat mataku juga tertumbuk pada buku kecil di sampingnya, cover kuning meriah dengan lukisan abstrak di depannya. waw.. serta merta tanpa pikir panjang langsung aku berjalan kembali menuju rak filsafat dan mengembalikan si freud plus levi-strauss itu tadi, dan (kali ini) dengan semangat 80-an langsung membayar dua buku item dan kuning tadi ke kasir.. dan .. pulang. ^0^
waktu batu (andri nur jati, gunawan maryanto, ugoran prasad). dan satu lagi, no places in the marshes (terry mcdonagh.. alih bahasa sapardi djoko damono). kenapa? kupilih dengan alasan yang sebaiknya kusimpen ndiri. xaxaxaxa, sebuah alasan sederhana yang pastinya bakal bikin para sastrawan, penikmat sastra.. dan terutama penulisnya, untuk sedikit banyak tertawa sinis (ato menangis miriz?). xaxaxa... makanya, jawaban kenapanya mending kusimpen sendiri ya? xixixi.
" di antara dua susuku, kepalanya menebar kerinduan, yang entah mengapa, selalu putus asa. kubelai rambutnya yang hitam, yang dari setiap helainya berisi dendam. kepingin kuberikan sebanyak kedamaian yang ada, tapi kedua tanganku ini terlanjur didera dosa. dari kepalanya aku membaca peta-peta dari raja-raja yang tumbang. kubaca negeri-negeri yang terbakar. kubaca kesedihan yang berlarat dalam kidung-kidung yang dinyanyikan burung-burung hantu ..." ^0^
" if i lose my sense of place, and my way in the wind, i'll look up - that's it! i'll look up ..."
dan aku pulang.. dengan senyum puas. dan ting tong ... datang sms dari seorang teman lama.. ah, nostalgila selalu menyenangkan, bukan begitu benar teman lama???

btw.... met lebaran yaaa semuanya!!! maap atas smua kesalahan saya. sori, sengaja... xixixixixi.