Sunday, September 19, 2004

do for others what you want them to do for you

"segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka"
kerasa nggak c?? statement ini mendukung adana pamrih di setiap tindakan kita. I wanna do this ... or, i'll do this, but u've got to do 'this' too to me.
tapi sebenerna, kalu mau dilihat secara positif, makna yang lebih esensial adalah untuk mengerti mereka, orang yang dituju, secara mendalam sebagai individu, sebagaimana kita ingin dimengerti, dan kemudaian memperlakukan mereka sesuai dengan pengertian itu.
kalu dibahasakan gitu, jadi lain kali ye. bukan sekedar i do this, so you've to do this!!!! tapi ada semacam proses intelektual yang tersamar tapi tetap esensial di awalna.
kadang orang melakukan sesuatu tanpa menyadari fungsi dan tujuanna. ada juga yang melakukan sesuatu ... demi pujian, demi status, demi uang. ini nih, satu ciri etika kepribadian (lagi). ato melakukan sesuatu, karena kewajiban, karena tanggung jawab. yang mengganjal adalah, jika itu 'goal' dari setiap tindakan kita ... kita takkan pernah bisa jadi mandiri. satu, kita bergantung pada orang lain, human being, flesh 'n blood untuk memberi penilaian akan hidup kita, yang akan mengatur jatuh bangun kita, dan menyebabkan kita hanya melakukan temporary renewal, not the permanent one.
dua, kita bergantung pada ... sebuah kata, kewajiban. jelekna adalah jika kita hanya bergantung padana di permukaan, tanpa berusaha merunut ke dalam, ke (lagi-lagi) esensina. apalagi jika orang menganut suatu kewajiban tanpa ia memikirkan dampak, akibat dan bahkan tujuan dari kewajiban itu. banyak orang diperbudak dan terperangkap oleh kewajiban ... dan juga prinsip.
padahal, who's the boss anyway?? kita sendirilah. covey bilang, bahkan ketika kita dimandatkan sesuatu oleh orang di atas kita ... kita tetaplah bos dalam tugas itu, dalam diri kita, dalam memanage how to do that job, or even in case whether we gonna accept that job or not ............